Rabu, 21 Mei 2014

HIDUP DI TROTOAR

HIDUP DI TROTOAR
(al-hasibuani)

duduk berpayung
kotak kecil diam dihadapan
tikar kusut mengalasi
trotoar biasanya

tubuh layu tak bernafsu
tangan kedepan lemah
tiap senyum diterima
logam kertas bahagia

mulut kering suara parau
penuh harap
tiap yang lewat
do'a tulus terucap
logam kertas bahagia

hujan tak terasa dingin
panas terik jadi sahabat
pakaian koyak tarberganti
usaha kehidupan

siapa keluarga?
ku tak tahu
kenapa betah?
dia menangis
logam kertas bahagia

apa arti adil ?
hanya TUHAN yang tahu
para insan
dan dewasa
tak bermakna

senin, 31 maret 2014
trotoar komplek pasar raya padang
Share:

0 komentar:

Posting Komentar