Minggu, 18 Mei 2014

Merdeka dari Korupsi

Merdeka dari Korupsi
Oleh Andrian Habibi

Bisakah kita merdeka dengansepenuh-penuhnya?

Pertanyaan yang untuk sebahagian orang bisa dibilang tidakberbobot. Terus, Apa sih makna keseluruhan dari kata kemerdekaan yang kitakumandangkan setiap tahun. Belum jelas kita ketahui, apakah ini berarti hasildari sebuah perjuangan senjata dan rundingan. Bisa jadi ini hasil ulah parapemuda yang dengan sedikit halus membawa Bung Karno dan Bung Hatta padaperistiwa rengas denklok? Mungkin saja hasil pidato proklamator yang seringdisebut dengan proklamasi.

Semuanya belum tentu menjadipenjelasan akan makna sesungguhnya dari merdeka serta kemerdekaan. Mari kitalihat ke kalender tahunan masehi, 17 agustus hanyalah tanggal bertemankanbulan, sederhana namun memiliki arti bagi bangsa dengan kepualauan terbayakdimuka bumi. Itu merupakan hari dimana bangsa ini memperingati kemerdekaannya.Hasil dari perjuangan panjang dengan beragam pengorbanan korban.

Setiap darah, keringat sertaharta benda menjadi modal dalam meraih kemerdekaan. Tidak peduli dengan waktuyang panjang, akhirnya seakan-akan menjadi juara dalam perlombaan, negeri inimerdeka pada 17 agutus 1945. Puluhan kata mutiara yang diuntai menjadikalimat-kalimat penyejuk hati. Tujuannya adalah agar para penerus perjuangankemerdekaan dapat mengisi kemerdekaan dengan aktifitas nyata.

Kegiatan positif denganprogram jelas menuju kebangkitan Indonesia sebagai salah satu Negaraberkekuatan social, ekonomi, politik dan militer. Sekian lama generasi pengisikemerdekaan telah berbuat, melakukan semua apa yang bisa dilakukan. Penilaianakan diberikan oleh rakyat menjadi positif dan negative tergantung dari sudutmana sang rakyat menilai.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar