Minggu, 18 Mei 2014

SATU ATAU DUA PUTARAN ??

SATU ATAU DUA PUTARAN ??
Oleh ANDRIANHABIBI


Hari ini 30oktober 2013, hari dan tanggal yang telah ditetapkan oleh KPU Kota Padang untukmelaksanakan tahapan terpenting dunia perpolitikan padang. Kota Padang melaksanakanpesta demokrasi memilih pemimpinnya untuk 5 tahun kedepan. Semua perangkatpenyelenggara pemilu dikerahkan demi suksesi penyelenggaraan pemilu kada Kota Padang.

Selama 24 jamwaktu berputar, rakyat kota Padang membuktikan pasal 1 ayat 2 yang menyatakanbahwa “kedaulatan adalah ditangan rakyat…”.Rakyat lah yang akan menentukan nasib 10 kandidat pasangan calon wako danwawako Kota padang. Kelompok pemilih pemula, wanita dan pemilih yang sudahpernah memilih berkuasa penuh atas ujung paku yang akan melobangi surat suara.

Memilihadalah Tuntutan Undang Undang yang dituangkan dalam Pasal 28E Undang UndangDasar 1945 Ayat 3 “Setiap Orang Berhakatas Kebebasan Berserikat, Berkumpul, dan Mengeluarkan Pendapat.” Jadi memilih itu Wajib bagi seluruh Rakyat Indonesia, yangtelah mempunyai hak pilih.

Rakyat kotamemilih calon yang berjumlah 10 kandidat dan kesemuanya mengerahkan timnya baiksaksi, pemantau atau jaringan independen lainnya untuk memastikan tidak satupun suaranya yang hilang. Karena satu suara sangat menentukan nasib parakandaidat pemimpin Kota Padang. Saksi Kandidat mengerahkan panca indra melihatsituasi dalam ruangan pencoblosan mulai dari saat dibuka hingga penghitungansuara di TPS.

Pemantau baikdari kandidat atau kelompok independen siap siaga menjaga semua area yangberkemungkinan untuk terjadi transaksi suara seperti yang dikhawatirkanmeskipun belum tentu pencoblosan hari ini diiringi oleh transaksi suara. Selainitu para pemantau juga berusaha untuk mengajak masyarakat menggunakan hakpilihnya demi terciptanya peningkatan jumlah pemilih dan menurunkan jumlahgolongan putih dari pilkada sebelumnya.

Detik demidetik siag hingga malam, detub jantung kandidat mengencang menanti pasanganmana yang memenangkan posisi orang nomor 1 dan 2 di kota padang.Pasangan-pasangan kandidat walikota dan wakil walikota Padangyang sudahbersolek selama masa kampanye sekarang memfokuskan perhatian padahitung-hitungan cepat pelbagai lembaga penghitungan cepat untuk menentukan arahgerakan pasca hari ini.

Bisakah dua putaran?
Jika ditanyakepada sembilan calon selain incunbent, mengenai keinginan hatinya, makajawabannya berkemungkinan adalah pilkada dua putaran. Ini karena terlalu banyakhasil survey yang memposisikan pasangan mahyeldi dan emzalmi berada di posisiteratas. Hasil ini memungkinkan satu putaran saja walau belum bisa ditasbihkanmenjadi hasil pasti sesuai dengan kondisi pencoblosan hari ini yang terlihatsepi dibeberapa TPS.

Dijelaskan dalamUndang-undang nomer 12 Tahun 2008 tentangPERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHANDAERAH pasal 107 ayat 1 dan 2.

Ayat (1) Pasangan calonkepala daerah dan wakil kepala daerah yang memperoleh suara lebih dari 50 %(lima puluh persen) jumlah suara sah ditetapkan sebagai pasangan calonterpilih. Ayat (2)Apabila ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak terpenuhi, pasangan calon kepala daerah danwakil kepala daerah yang memperoleh suara lebih dari 30% (tiga puluh persen)dari jumlah suara sah, pasangan calon yangperolehan suaranya terbesar dinyatakan sebagai pasangan calon terpilih.

Hitung-hitungannya,dengan jumlah kandidat 10 pasangan cawako dan cawawako kota Padang jika salahsatu pasangan meraih suara 30% atau lebih, maka sudah bisa ditetapkan pasanganitu yang menjadi kampium pilkada kota Padang kali ini.

Hasil pilkadasatu putaran juga sangat riskan bila dinyatakan sebagai hasil dari sebahagiaanrakyat Kota Padang. Kita dapat menerima bila akhirnya Pemerintahan Kota Padangsebahagian besar diisi oleh para pendukungnya. Terlebih jika persentasi golputternyata tidak mengalami penurunan dari pilkada sebelumnya.

Akan tetapijika tidak ada satupun pasangan meraih suara mencapai 30%, sesuai UU No. 12Tahun 2008 pasal 107 ayat 3 dan 4.

Ayat (3) Dalam hal pasangan calon yang perolehan suaraterbesar sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdapat lebih dari satu pasangancalon yang perolehan suaranya sama, penentuan pasangan calon terpilih dilakukanberdasarkan wilayah perolehan suara yang lebih luas. Ayat (4) Apabila ketentuansebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak terpenuhi, atau tidak ada yangmencapai 30% (tiga puluh persen) dari jumlah suara sah, dilakukan pemilihanputaran kedua yang diikuti oleh pemenang pertama dan pemenang kedua.

Putaran keduasudah pasti menanti pasangan-pasangan yang meraih suara terbanyak untukbergerilya lagi mengumpulkan suara yang taserak-serak di kandidat peraih suaraterkecil atau menghimpun golongan putih (golput) bagaimana pun caranya untukmemberikan suaranya diputaran kedua. Pasangan emyu, michel jadi, dan dejemerupakan 3 kekuatan yang akan mengusahakan terjadinya pilkada 2 putaran.

Nilai positifpilkada dua putaran adalah memperlihatkan kepada seluruh pelosok Kota Padangbahwa pemenangnya adalah pasangan yang kuat secara pendanaan bukti bahwapasangannya adalah pasangan mandiri serta kreatif dalam bidang usaha. Secercahharapan pasangan itu dapat meningkatkan perekomomian Kota Padang sertamenyelesaikan persoalan pasar raya.

Pasangan inijuga membuktikan luasnya jaringan pergaulan dan komunikasi. Teknik lobynya bisadikategorikan PATEN, seakan memberikan peluang untuk peningkatan anggarandaerah serta kerja sama dengan para investor mancanegara untuk memajukan Kota Padang.

Terakhirpasangan pemenang pilkada dua putaran dinilai mampu menyatukan perbedaankelompok dukungan dari kandidat pasangan lain serta terkesan tahan akangoncangan politis dimasa mendatang. Calon wali Kota dan Wakil wali Kota yangmampu menari-nari disela gelombang kehidupan politik.

Kemenangantersebut dikatakan sebagai kemenangan bersama yang memungkinkan PemerintahanKota Padang diisi oleh berbagai kelompok serta perwakilan dari semua kekuatan.Persatuan antar kekuatan ini lah yang memperelok sistem dan kinerja PemerintahKota Padang layaknya persatuan warna yang memperindah pelangi diatas langit.

Terlepas dariprasangka dan prediksi politik atas pemilu kada Kota Padang diatas, terbersitdihati rakyat kecil terkait dana penyelenggaraannya. Memang, satu putaran akanlebih ekonomis daripada dua putaran. Anggaran pemerintah dalam penyelenggaraakan menggelembung jika terjadi pilkada dua putaran.

Para pasangancawako dan cawawako juga akan menambah dana untuk memenangkan dirinya padaputaran kedua. Biaya politik dan biaya penyelenggaraan pilkada itu sendirimenghawatirkan rakyat akan nasib Kota Padang selanjutnya.



Oleh ANDRIANHABIBI
Jln. BelantiBarat VII, No 101, Lolong Belanti, Padang Utara
No.HP :085364472778
Share:

0 komentar:

Posting Komentar