Kamis, 23 Oktober 2014

Rumah-MU

rumah-MU
disudutnya terpajang patung bernyawa
terekam dalam noda insan
menerima sentuhan pematung

rumah-MU
patung meneteskan air mata
suara tak bergema
harap pinta binasa

waktu menyebut-MU
bukan nama-MU
tapi riuh kesyetanan
merasuki insan

hanya pada-MU
cerita ini terbang
membawa coretan kisah
yang tak patut kami berbangga lagi

Secuil kisah tragedi anarkisme di SDS Trisula Perwari
Share:

0 komentar:

Posting Komentar