Minggu, 15 Oktober 2017

Tiga Agenda Membuat Jakarta Siaga


Hari ini, Senin, 16 Oktober 2017 menjadi hari penting. Tiga agenda yang mengambil perhatian masyarakat anatara lain; pendaftaran terakhir calon peserta pemilu 2019, pelantikan Anggota Bawaslu DKI Jakarta dan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan - Sandiaga Uno.

KPU Siaga
Partai politik yang berniat mengikuti kontestasi pemilu 2019 hanya memiliki satu hari (16 Oktober 2017) untuk mendaftar ke KPU.

KPU pun harus menyiapkan tenaga lebih sejak pagi sampai malam nanti. Tingkat kefokusan pegawai harus ditingkatkan. Tiada alasan lengah/khilaf untuk hari ini.

Bagi partai politik, kesempatan formal mendaftar tidak bisa ditunda lagi. Hari ini adalah hari penentuan parpol mana saja yang menyatakan diri siap menghadapi tahapan penyelenggaraan pemilu 2019.

Meskipun begitu, baik KPU dan parpol masih memiliki potensi bertarung sebelum penetapan peserta pemilu. Hal ini mengingat ada saja gugatan calon peserta pemilu.

Jika kita membuka ulang catatan sejarah pendaftaran pemilu 2014. PBB dan PKPI adalah dua partai yang dinyatakan lolos sebagai peserta pemilu diluar jalur yang biasa. PBB memenangi gugatan di Mahkamah Konstitusi. Sedangkan PKPI memenangi gugatan di PTUN.

Jadi, KPU harus menyiapkan dua pilihan dalam proses pendaftaran peserta pemilu 2019. Pertama, KPU harus cermat melakukan verifikasi administrasi dan faktual bagi peserta yang mendaftar dengan aturan PKPU No. 11/2017.

Kedua, KPU harus menyiapkan langkah menghadapi gugatan di PTUN dan MK. Bila kalah -seperti pengalaman tahun 2012- KPU wajib menyediakan ruang perbaikan ketetapan untuk peserta pemilu 2019.

Bawaslu Jakarta Langsung Siaga
Di lain sisi, Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu) melantik anggota Bawaslu DKI Jakarta hari ini.

Paska dilantik, anggota Bawaslu DKI Jakarta langsung menjalankan amanah pemilihan ketua Bawaslu DKI Jakarta dan membagi tugas antar anggota.

Lalu Bawaslu DKI Jakarta langsung menyiapkan program pengawasan pendaftaran peserta pemilu di KPU DKI Jakarta. Diantara tugas awal ini, malam nanti tentu tidak menyediakan waktu tidur bagi anggota Bawaslu DKI Jakarta.

Hal ini mengingat kemungkinan riuh penutupan masa pendaftaran calon peserta pemilu. Lengah sedikit, Bawaslu bisa langsung mengevaluasi kerja Bawaslu DKI Jakarta yang baru saja dilantik.

Gubernur Baru
Ketegangan ketiga yang membuat Jakarta panas adalah pelantikan Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

Anies-Sandi, sah memimpin Jakarta sejak hari ini. Potensi kemacetan sangat besar. Selain itu, ruang-ruang publik harus diawasi. Karena pendukung Anies-Sandi bisa saja mengisi ruang-ruang publik untuk meluapkan rasa kebahagiannya.

Maka, Polri seharusnya siap sedia memantau ruang-ruang publik dan setiap persimpangan jalan. Hal ini demi memastikan Jakarta Aman paskapelantikan Anies-Sandi.

Diantara ketiga agenda tersebut diatas. Jakarta diharapkan tidak rusuh. Hal ini mengingat ketiga agenda tersebut bisa saja saling kait mengait atau berpotensi untuk dipaksa berhubungan atas potensi keributan.

Dengan demikian, langkah pengawalan harus disiapkan baik di KPU RI, KPU DKI Jakarta dan seluruh ruang publik.

Silahkan publik mengawal semua agenda dengan tertib dan saling menjaga. Tingkatkan kehati-hatian untuk mengurangi potensi keributan. Awasi dan pantau atas nama kepedulian.

Andrian Habibi - Paralegal di Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Nasional & Deputi di Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia
Share:

1 komentar: